PLN UID Lampung Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah untuk Sukseskan Program BPBL 2026

DWI PARWATI

 

Bandar Lampung, 22 Juni 2026 – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung terus mematangkan persiapan pelaksanaan Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) Tahun Anggaran 2026 melalui penguatan koordinasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan mitra kerja. Langkah ini dilakukan untuk memastikan program berjalan tepat sasaran serta mampu memberikan manfaat optimal bagi masyarakat yang belum memiliki akses listrik mandiri.

Sebagai tindak lanjut arahan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), PLN UID Lampung menggelar sosialisasi kepada mitra kerja yang akan terlibat dalam pelaksanaan program. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menyamakan pemahaman terkait mekanisme survei, validasi data calon penerima manfaat, hingga proses penyambungan listrik di lapangan.

Program BPBL merupakan program pemerintah yang bertujuan membantu rumah tangga kurang mampu memperoleh sambungan listrik baru tanpa biaya. Melalui program ini, masyarakat penerima manfaat akan mendapatkan instalasi rumah, sambungan listrik, dan Sertifikat Laik Operasi (SLO) secara gratis sehingga dapat menikmati listrik secara aman dan mandiri.

Berdasarkan data usulan BPBL Tahun 2026, sebanyak 30.669 rumah tangga di Provinsi Lampung yang tersebar di 15 kabupaten diusulkan menjadi penerima manfaat. Kehadiran program ini diharapkan dapat memperluas akses energi listrik sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan program, PLN UID Lampung telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari koordinasi dengan pemerintah daerah, pemetaan lokasi calon penerima manfaat, hingga penyiapan personel dan peralatan kerja. Kesiapan tersebut turut diperkuat melalui apel pasukan dan pemeriksaan peralatan guna memastikan seluruh tim survei dan pelaksana lapangan siap menjalankan tugas dengan mengedepankan keselamatan kerja dan kualitas layanan.

General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, mengatakan bahwa keberhasilan Program BPBL membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan. “BPBL merupakan program strategis pemerintah untuk meningkatkan akses listrik bagi masyarakat. PLN siap mendukung penuh pelaksanaannya melalui koordinasi yang erat dengan pemerintah daerah, validasi data calon penerima manfaat, serta kesiapan personel dan peralatan agar proses penyambungan dapat berjalan lancar sesuai target yang ditetapkan,” ujar Rizky.

Menurut Rizky, listrik memiliki peran penting dalam mendorong aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan masyarakat. Karena itu, PLN berkomitmen menjaga kualitas pelaksanaan program di setiap tahapan. Melalui kolaborasi yang kuat antara Kementerian ESDM, pemerintah daerah, PLN, dan mitra kerja, Program BPBL 2026 diharapkan dapat mempercepat pemerataan akses energi serta menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat di seluruh Provinsi Lampung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *