GUNUNG SUGIH (IP) – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., menekankan bahwa kunci utama percepatan pembangunan daerah terletak pada harmonisasi antara eksekutif dan legislatif. Hal ini ditegaskannya saat menghadiri Musyawarah Anak Cabang (Musancab) VI PDI Perjuangan Lampung Tengah di Aula DPC PDI Perjuangan, Seputih Jaya, Senin (9/2/2026).
Dalam arahannya, I Komang Koheri menyatakan bahwa pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendirian. Diperlukan komunikasi yang intensif mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga pusat untuk memastikan program kerja berjalan optimal.

“Pembangunan tidak akan berjalan maksimal tanpa pondasi komunikasi dan koordinasi yang kuat. Kita butuh sinergi antara legislatif dan eksekutif agar kebijakan yang lahir benar-benar berpihak pada rakyat,” ujar I Komang Koheri.
Ia menilai, dukungan dari pemerintah pusat dan provinsi sangat krusial bagi Lampung Tengah guna menghadirkan program pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
Selain agenda internal partai, momen Musancab ini dipandang sebagai ruang strategis untuk memperkuat kemitraan dengan pemerintah. Dengan semangat gotong royong, I Komang Koheri berharap seluruh elemen, termasuk kader partai, dapat menyelaraskan visi demi kepentingan masyarakat luas.

Berikut adalah beberapa poin utama yang ditekankan dalam pertemuan tersebut Mempercepat realisasi program prioritas daerah melalui dukungan politik di legislatif, Memastikan sinkronisasi program daerah dengan kebijakan di tingkat provinsi dan nasional, Menciptakan ruang bagi gagasan konstruktif dari akar rumput (PAC dan Ranting) untuk pembangunan masa depan.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting yang memperkuat pesan sinergitas antar-lini, Winarti (Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung), Ni Ketut Dewi Nadi (Plt. Ketua TP PKK Lamteng / Anggota DPRD Provinsi Lampung), I Wayan Dama (Ketua DPC PDI Perjuangan Lampung Tengah), Arnez (Plt. Kepala Badan Kesbangpol Lampung Tengah)
Acara ditutup dengan harapan agar hasil dari Musancab VI ini mampu melahirkan semangat baru bagi seluruh elemen di Lampung Tengah untuk membangun daerah yang lebih efektif, inklusif, dan berdaya saing.











