BANDAR LAMPUNG (IP) – Penguatan nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan menjadi fokus kegiatan pembinaan yang digelar anggota DPRD Kota Bandar Lampung, Irpan Setiawan, SE, di Sarijo, kawasan Hutan Kera, Telukbetung Utara (TBU), Jumat (9/10/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 150 peserta. Mereka mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya memahami Pancasila tidak hanya sebagai dasar negara, tetapi juga sebagai pedoman dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun, toleran, dan menjunjung tinggi persatuan.
Dalam kegiatan itu, Palgunadi hadir sebagai pemateri yang menyampaikan materi terkait ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan. Pembahasan diarahkan pada pentingnya mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Irpan Setiawan, anggota DPRD Kota Bandar Lampung periode 2024–2029, menggelar kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila dan semangat kebangsaan.
Pancasila Bukan Sekadar Hafalan
Pancasila memiliki peran penting dalam menjaga kehidupan bermasyarakat yang harmonis di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang sosial.
Dalam pembinaan tersebut, peserta diajak memahami bahwa setiap sila Pancasila mengandung nilai yang dapat diterapkan dalam kehidupan nyata. Nilai Ketuhanan mengajarkan penghormatan terhadap keyakinan orang lain, sedangkan nilai kemanusiaan menekankan pentingnya memperlakukan setiap orang secara adil dan bermartabat.
Sementara itu, Persatuan Indonesia menjadi landasan untuk menjaga kerukunan dan mengutamakan kepentingan bersama. Prinsip kerakyatan mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan, sedangkan keadilan sosial mendorong tumbuhnya kepedulian, kesetaraan, dan semangat gotong royong.
Pengamalan nilai-nilai tersebut dinilai penting agar Pancasila tidak berhenti sebagai pengetahuan atau hafalan, melainkan tercermin dalam sikap dan tindakan sehari-hari.
Wawasan Kebangsaan di Tengah Arus Informasi Digital
Selain penguatan ideologi Pancasila, wawasan kebangsaan juga menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat menuntut masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima, mengolah, dan menyebarkan informasi.
Kemampuan memilah informasi menjadi penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh kabar yang belum terverifikasi, terutama informasi yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan memicu konflik sosial.
Semangat kebangsaan juga perlu diwujudkan melalui sikap saling menghormati, menjaga persaudaraan, serta menempatkan kepentingan bangsa di atas perbedaan kelompok maupun golongan.
Pemahaman terhadap wawasan kebangsaan diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dorong Penerapan Nilai Kebangsaan dalam Kehidupan Sehari-hari
Kehadiran sekitar 150 peserta dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman mengenai pentingnya ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan di tengah masyarakat.
Melalui pembinaan ini, nilai toleransi, musyawarah, gotong royong, serta penghormatan terhadap keberagaman diharapkan semakin diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Penguatan wawasan kebangsaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat. Dengan memahami dan mengamalkan Pancasila secara konsisten, masyarakat diharapkan dapat berkontribusi dalam menjaga persatuan serta menciptakan lingkungan yang harmonis dan kondusif.













