banner 120x600
banner 120x600

Tatap Pameran Kriya Jemari 2026, Dekranasda Lampung Tengah Matangkan Strategi Mendorong UMKM Lokal Naik Kelas

Editor
banner 120x600

LAMPUNG TENGAH (IP) – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lampung Tengah terus menggenjot berbagai persiapan menjelang gelaran Pameran Kriya Jemari 2026 di Graha Wangsa, Bandar Lampung. Langkah ini menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah daerah untuk memperluas jangkauan pasar produk kriya lokal sekaligus meningkatkan daya saing UMKM.

Kesiapan tersebut dimatangkan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di Rumah Dinas Wakil Bupati Lampung Tengah pada Minggu (11/10/2026). Pertemuan ini berfokus pada seleksi produk unggulan, penyusunan materi promosi, hingga teknis penataan stan pameran.

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Plt. Ketua Dekranasda Kabupaten Lampung Tengah, Ni Ketut Dewi Nadi Komang Koheri, S.T., M.Sos., didampingi Penasehat Dekranasda yang juga menjabat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dr. Candra Puasati, serta segenap jajaran pengurus.

Dalam pengarahannya, Ni Ketut Dewi Nadi mengimbau para perajin untuk berani berinovasi, baik dari segi desain, pemilihan material, hingga kualitas pengemasan (packaging), tanpa melupakan identitas dan kekhasan budaya Lampung Tengah.

READ  Mahasiswa Unila Susun Peta Jalur Evakuasi Tsunami sebagai Upaya Mitigasi Nasional

“Pameran Kriya Jemari 2026 bukan sekadar ajang unjuk karya, melainkan pintu masuk untuk membuka peluang pasar yang lebih luas. Kerajinan lokal memiliki potensi ekonomi besar yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tegas Dewi Nadi.

Ia menambahkan bahwa Dekranasda berkomitmen hadir sebagai mitra strategis perajin—mulai dari tahap pembinaan, peningkatan daya saing produk, hingga pembukaan jejaring pemasaran baru.

Keikutsertaan Lampung Tengah dalam ajang tahunan ini diharapkan tidak hanya berhenti pada penagkapan respons pengunjung di lokasi pameran, tetapi mampu menciptakan transaksi berkelanjutan dan kerja sama jangka panjang dengan para buyer serta pelaku industri kreatif.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Dekranasda Lampung Tengah menekankan pentingnya sinergi yang solid antara pemerintah daerah, perajin, dan pelaku usaha guna membangun ekosistem ekonomi kreatif yang mandiri dan berdaya saing tinggi.

“Dengan persiapan yang terukur dan komitmen berinovasi, kami optimistis produk kerajinan Lampung Tengah mampu naik kelas dan memberi kontribusi nyata bagi perekonomian daerah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *