LAMPUNG TENGAH (IP) – Angin segar berhembus bagi warga di tiga kampung wilayah Kecamatan Padang Ratu, Kabupaten Lampung Tengah. Setelah menunggu hingga enam dekade atau puluhan tahun lamanya, impian masyarakat Kampung Bandarsari, Mojokerto, dan Payungrejo untuk memiliki infrastruktur jalan yang representatif akhirnya mulai direalisasikan.
Langkah nyata ini merupakan buah dari komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah di bawah kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati I Komang Koheri, S.E., M.Sos. Pembangunan ruas jalan tersebut dinilai sangat krusial guna mendongkrak konektivitas antarkampung, memperlancar arus logistik hasil pertanian, sekaligus menggerakkan roda perekonomian lokal.
Kebahagiaan tak bisa disembunyikan oleh para tokoh masyarakat setempat. Tasim, salah satu tokoh masyarakat Payungrejo, mengungkapkan rasa harunya saat menyaksikan alat berat mulai turun ke lapangan. Ia menuturkan, masyarakat setempat telah berpuluh-puluh tahun hidup berdampingan dengan kondisi jalan yang memprihatinkan dan berdebu.
“Hampir 30 tahun kami hidup dengan kondisi jalan yang berdebu dan tak kunjung mendapat sentuhan memadai. Ketika mendengar kabar jalan ini mulai dibangun, jujur saya sangat terharu. Alhamdulillah, penantian panjang kami akhirnya terwujud,” ujar Tasim, Sabtu (24/10/2026).
Selain mengapresiasi kinerja pemerintah daerah dan jajaran DPRD Lampung Tengah, warga juga menitipkan harapan agar proyek pengerjaan ini diawasi dengan ketat. Mereka berharap spesifikasi jalan memperhatikan kualitas ketahanan fisik, pelebaran yang disesuaikan dengan kapasitas muatan kendaraan, serta pembangunan sistem drainase yang baik agar infrastruktur tersebut awet dan tahan lama.
Senada dengan warga, Camat Padang Ratu, Awet Agung Rifai, S.H., yang didampingi oleh Kepala Kampung Bandarsari dan Kepala Kampung Mojokerto saat melakukan peninjauan langsung di persimpangan jalan Mojokerto, turut menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemkab Lampung Tengah.
Dengan dimulainya proyek strategis ini, masyarakat Padang Ratu optimis aktivitas sosial, mobilitas harian, serta distribusi hasil bumi kini dapat berjalan jauh lebih lancar dan menopang kesejahteraan warga secara berkelanjutan.















