Acara yang menggabungkan dua tradisi besar masyarakat Lampung, yakni Sebatin dan Pepadun, ini menjadi simbol persatuan dan penghormatan terhadap kepemimpinan baru. Tradisi ini juga mencerminkan harapan besar masyarakat Lampung agar kepemimpinan baru dapat membawa inovasi, menjaga dan melestarikan budaya, serta mendorong kemajuan daerah menuju visi Lampung Maju untuk Indonesia Emas 2045.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Lampung menegaskan pentingnya pelestarian budaya sebagai bagian dari identitas daerah yang harus terus dijaga. “Tradisi ini bukan hanya seremoni, tetapi juga pengingat bagi kita semua bahwa dalam membangun Lampung, kita harus tetap berpijak pada nilai-nilai budaya yang telah diwariskan,” ujar Ahmad Giri Akbar.
Dengan berlangsungnya acara ini, diharapkan kepemimpinan baru di Provinsi Lampung dapat membawa perubahan yang lebih baik, memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat, serta menjadikan Lampung sebagai provinsi yang maju dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional.











