banner 120x600
banner 120x600

Pemkab Lampung Tengah Mantapkan Aksi “Jumat Bersih”, Sulpakar Dorong Kolaborasi Pengelolaan Sampah

Editor
banner 120x600

LAMPUNG TENGAH (IP) – Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) bersiap menggalakkan kembali gerakan “Jumat Bersih” secara masif. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat sistem pengelolaan sampah sekaligus menciptakan lingkungan publik yang sehat, bersih, dan nyaman bagi warga.

Agenda gotong royong akbar ini rencananya akan dilaksanakan secara serentak di sejumlah titik strategis, mulai dari kawasan Gunung Sugih hingga Bandar Jaya, termasuk mencakup wilayah Kecamatan Terbanggi Besar.

Guna mematangkan rencana tersebut, Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Tengah, Dr. Drs. Sulpakar, M.M., memimpin langsung rapat koordinasi lintas instansi bersama kepala perangkat daerah terkait pada Selasa (27/10/2026). Pertemuan ini berfokus pada kesiapan teknis, penyediaan sarana dan prasarana penunjang, serta penguatan sinergi antar-instansi agar eksekusi di lapangan berjalan optimal.

Dalam arahannya, Sulpakar menekankan bahwa gerakan Jumat Bersih tidak boleh sekadar menjadi kegiatan seremonial belaka. Ia meminta seluruh jajaran pemerintah, mulai dari tingkat kecamatan hingga kelurahan, turun tangan secara aktif untuk memastikan program ini memberikan dampak nyata di tengah masyarakat.

READ  Pemprov Lampung Apresiasi Peluncuran Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri oleh BI Perwakilan Lampung untuk Merespons Kebutuhan Penukaran Uang Saat Ramadan dan Idul Fitri

“Kami menginstruksikan seluruh perangkat daerah, camat, dan lurah untuk memperkuat koordinasi. Target kita jelas, kegiatan ini harus memberikan perubahan yang kasatmata terhadap kebersihan lingkungan sekitar,” ujar Sulpakar.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya pendekatan yang berkelanjutan dalam menangani persoalan sampah. Menurutnya, penanganan tidak boleh berhenti pada aksi pembersihan sesaat, melainkan harus dibarengi dengan pencegahan penumpukan sampah, pemeliharaan fasilitas umum, serta kelancaran fungsi saluran drainase.

Di samping peran aktif pemerintah, Sulpakar juga menggugah kesadaran kolektif masyarakat agar menjadikan kebersihan sebagai budaya hidup sehari-hari. Ia menilai bahwa keberhasilan program penataan lingkungan daerah sangat bergantung pada partisipasi warga melalui semangat gotong royong.

“Menjaga kebersihan adalah kewajiban kita bersama. Mari biasakan diri membuang sampah pada tempatnya, melakukan pemilahan sesuai jenisnya, dan peduli dengan lingkungan tempat tinggal masing-masing,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lampung Tengah, Edi Supena, S.Sos., M.M., turut menggarisbawahi pentingnya edukasi pengelolaan sampah kepada masyarakat luas. Melalui momentum Jumat Bersih, pihaknya berharap kesadaran publik untuk tidak membuang sampah sembarangan—terutama ke sungai atau saluran air—semakin meningkat.

READ  Bhakti Sosial Lapas Kelas IIA Kotabumi: Kerja Bhakti, Pengecetan, dan Pemberian Bantuan Al Qur'an Untuk Masjid Al Ikhlas dalam Rangka Menyambut Bulan Suci Ramadhan

Adapun fokus sasaran dalam gerakan serentak ini meliputi kawasan permukiman warga, pusat-pusat aktivitas ekonomi, fasilitas umum, hingga ruas jalan utama di koridor Gunung Sugih–Bandar Jaya. Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat ini, Pemkab Lampung Tengah optimis wajah daerah ke depan akan menjadi jauh lebih tertata, asri, serta nyaman dihuni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *