banner 120x600
banner 120x600

Gerakan “Lampung Tengah Bersinar”: Ni Ketut Dewi Nadi Dorong Benteng Keluarga Lawan Bahaya Narkoba

Editor
banner 120x600

LAMPUNG TENGAH (IP) – Upaya menekan angka penyalahgunaan barang haram di tingkat akar rumput terus digencarkan. Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi PDI Perjuangan, Ni Ketut Dewi Nadi, S.T., M.Sos., mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengokohkan lini pertahanan keluarga dan lingkungan demi mewujudkan Lampung Tengah yang bersih dari narkoba.

Ajakan tersebut disuarakannya dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Lampung Nomor 1 Tahun 2019 tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya. Acara yang mengusung tema besar “Lampung Tengah Bersinar (Bersih Narkoba)” ini digelar di Kampung Rukti Harjo, Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah, Senin (19/10/2026).

Di hadapan para tokoh masyarakat, aparatur kampung, serta kaum ibu yang hadir, Dewi Nadi menekankan bahwa urusan pemberantasan dan pencegahan narkoba tidak bisa sepenuhnya diserahkan kepada pihak kepolisian atau pemerintah saja. Menurutnya, kesadaran kolektif dari masyarakat merupakan kunci utama.

“Pencegahan narkoba harus dimulai dari lingkungan terdekat, terutama keluarga. Kita tidak boleh menunggu sampai ada anggota keluarga atau generasi muda yang menjadi korban. Kepedulian dan keberanian untuk saling mengingatkan adalah benteng pertahanan terbaik,” ujar Dewi Nadi di sela-sela kegiatan.

READ  Visitasi Kompolnas ke Polda Lampung, Dalami Kinerja dan Inovasi Pelayanan untuk Kompolnas Award 2026

Melalui sosialisasi produk hukum daerah ini, politisi PDI Perjuangan tersebut berharap masyarakat tidak hanya sekadar tahu mengenai keberadaan aturan undang-undang, melainkan menjadikannya sebagai pedoman hidup sehari-hari dalam mengawasi pergaulan anak-anak dan generasi penerus bangsa agar tidak terjerumus ke jurang kehancuran.

Selain peran orang tua di rumah, Dewi Nadi turut menyoroti pentingnya sinergi lintas elemen di tengah masyarakat. Ia mengajak para tokoh agama, tokoh adat, aparatur kampung, hingga organisasi kewanitaan seperti Perwosi untuk aktif mengedukasi warga sekitar.

“Tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh aparatur di tingkat kampung memiliki pengaruh yang kuat di tengah masyarakat. Mari kita jadikan pencegahan narkoba sebagai gerakan moral bersama demi menyelamatkan masa depan generasi muda Lampung Tengah,” tambahnya.

Acara sosialisasi ini turut dihadiri oleh sejumlah narasumber penting, di antaranya Camat Seputih Raman, I Putu Astawan, serta Anggota DPRD Lampung Tengah Fraksi PDI Perjuangan, Ni Made Winarti, S.E. Kehadiran para pemangku kebijakan lokal tersebut disambut antusias oleh peserta yang terdiri dari kepala kampung, tokoh masyarakat, serta ibu-ibu setempat, sebagai wujud nyata komitmen bersama membangun Lampung Tengah yang aman dan bebas narkoba.

READ  Estafet Kepemimpinan Militer: Plt. Bupati Lampung Tengah Apresiasi Penunjukan Mayjen TNI Putra Widiastawa sebagai Pangdam IX/Udayana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *