LAMPUNG TENGAH (IP) – Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Dapil 7 (Lampung Tengah), Ni Ketut Dewi Nadi, S.T., M.Sos., menghelat Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK). Kegiatan yang menjadi agenda rutin bulanan legislatif ini difokuskan khusus untuk merangkul dan membakar semangat kaum muda agar senantiasa mengamalkan nilai-nilai luhur bangsa.
Bertempat di Halaman Kebun Edukasi, Kampung Sido Binangun, Kecamatan Way Seputih, Lampung Tengah, acara yang mengusung tema “Peran Generasi Muda Dalam Menjaga Pancasila” ini dihadiri oleh masyarakat luas, tokoh setempat, serta para pemuda pada Sabtu (7/11/2026).
Dalam pemaparannya, politisi Fraksi PDI Perjuangan tersebut menegaskan bahwa Pancasila tidak boleh sekadar diposisikan sebagai lambang atau teks yang dihafal di atas kertas. Lebih dari itu, nilai-nilainya harus menjiwai setiap gerak langkah dan perilaku sehari-hari.
“Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan atau diucapkan, tetapi harus diterapkan dan diimplementasikan dalam kehidupan kita sehari-hari—mulai dari lingkungan keluarga, masyarakat, hingga kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Ni Ketut Dewi Nadi di hadapan para peserta.
Ia juga mengingatkan pentingnya ketahanan karakter bagi generasi muda di tengah gempuran modernisasi, derasnya arus informasi digital, serta dinamika sosial yang bergerak cepat. Menurutnya, pemuda adalah pilar utama yang menentukan arah masa depan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Generasi muda adalah penerus perjuangan bangsa. Karena itu, mereka harus menjadi garda terdepan dalam menjaga Pancasila, memperkuat persatuan, serta mempertahankan semangat kebangsaan. Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar, apalagi sampai terpecah belah karena perbedaan,” tegasnya.
Menyoroti kekayaan multikultural Indonesia, Ni Ketut Dewi Nadi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Perbedaan suku, agama, dan budaya di tengah masyarakat harus dipandang sebagai kekuatan, bukan sumber perpecahan, dengan tetap mengedepankan semangat gotong royong dan musyawarah.
Kegiatan penyuluhan wawasan kebangsaan ini turut menghadirkan narasumber berkompeten untuk memberikan penguatan materi secara komprehensif, di antaranya: AKP Hairil Rizal, S.H., M.H. (Kapolsek Seputih Banyak), Ni Made Winarti, S.E.
Dalam materinya, Ni Made Winarti menekankan bahwa membumikan Pancasila merupakan tugas kolektif yang harus ditanamkan sejak dini.
“Generasi muda harus mampu menjadi teladan dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila. Mulailah dari hal sederhana, seperti menghargai perbedaan, menjaga kerukunan, saling membantu, serta memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan dan bangsa,” pungkas Ni Made Winarti.
Melalui sinergi antara legislatif, aparat penegak hukum, dan masyarakat ini, diharapkan kesadaran berbangsa dan bernegara di Kabupaten Lampung Tengah—khususnya kalangan generasi muda—semakin kokoh demi terwujudnya keutuhan dan kemajuan bangsa Indonesia.















