banner 120x600
banner 120x600

Akselerasi Tata Kelola Modern: Diskominfotik Lampung Tengah Ikuti Visitasi Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital di Sumatera

Editor
banner 120x600

LAMPUNG TENGAH (IP) – Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah terus menunjukkan komitmen serius dalam mewujudkan birokrasi yang adaptif, transparan, dan berbasis teknologi. Langkah nyata ini dibuktikan dengan keikutsertaan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Lampung Tengah dalam agenda Visitasi Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital Wilayah Sumatera yang dipusatkan di Kantor Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Utara, Senin (2/11/2026).

Kegiatan strategis ini diikuti oleh perwakilan pemerintah daerah dari berbagai provinsi di regional Sumatera—meliputi Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Lampung—sebagai bagian dari evaluasi berkala penyelenggaraan pemerintahan digital nasional.

Delegasi Lampung Tengah dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Diskominfotik Lamteng, Dina Tyagita Vidya, S.H., M.H., didampingi oleh Kepala Bidang Statistik dan Persandian, Yulius Joko Susilo, serta Kepala Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Berbasis Elektronik (PPBE), Ardhitya Bernie Perdhana.

Acara pembukaan yang diawali oleh sambutan Kadis Kominfo Sumut, Dr. Erwin Hotmansah Harahap, S.STP., M.M., dilanjutkan dengan proses penilaian mendalam oleh tim asesor dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) bersama akademisi Universitas Sumatera Utara.

READ  Reses Anggota DPRD Provinsi Lampung Watoni Noerdin, Siap Perjuangan Petani

Dalam penjelasannya, Dina Tyagita Vidya memaparkan bahwa evaluasi kali ini berfokus pada pengukuran Indeks Pemerintah Digital (PEMDI) yang merupakan evolusi dan transformasi dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Indeks ini menjadi tolok ukur utama untuk menilai sejauh mana efektivitas integrasi teknologi dalam tata kelola pemerintahan daerah.

“Transformasi pemerintahan digital bukan sekadar memperbanyak aplikasi atau mengadopsi teknologi secara simbolis. Esensi utamanya adalah bagaimana teknologi mampu menyatukan alur kerja birokrasi, menciptakan efisiensi administrasi, dan yang terpenting memberikan kemudahan serta manfaat langsung bagi masyarakat,” ungkap Dina.

Ia menambahkan, keikutsertaan dalam visitasi ini menjadi momentum berharga bagi Lampung Tengah untuk memetakan capaian sekaligus mengidentifikasi area yang masih perlu dioptimalkan, sehingga kebijakan digitalisasi di daerah benar-benar berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Lebih lanjut, Plt. Kadis Komindofik Lamteng tersebut menekankan bahwa keberhasilan digitalisasi birokrasi tidak bisa dicapai oleh satu instansi saja. Diperlukan kolaborasi dan komitmen kuat dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Keterpaduan data, penguatan infrastruktur teknologi informasi, jaminan keamanan siber, serta peningkatan literasi digital bagi sumber daya aparatur menjadi pilar penting agar tata kelola pemerintahan digital di Lampung Tengah dapat berjalan secara berkelanjutan dan berdampak luas.

READ  Elly Wahyuni Tegaskan Pentingnya Membumikan Pancasila

Melalui keikutsertaan di ajang evaluasi regional ini, Pemkab Lampung Tengah optimis dapat terus meningkatkan performa pemerintahan digitalnya demi menghadirkan pelayanan publik yang semakin prima dan responsif terhadap kebutuhan zaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *