LAMPUNG TENGAH (IP) – Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) terus mematangkan langkah strategis dalam memperkuat kualitas layanan kesehatan masyarakat berbasis komunitas. Melalui agenda Orientasi Pembinaan Posyandu Bidang Kesehatan bagi Tenaga Kesehatan Puskesmas se-Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2026, Pemkab Lamteng memfokuskan peningkatan kapasitas para tenaga kesehatan (nakes) sebagai ujung tombak pelayanan di lapangan, Rabu (4/11/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh para nakes perwakilan Puskesmas se-Lampung Tengah tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Lampung Tengah, Dr. Candra Puasati, S.Pd., M.Pd.
Dalam arahannya, Dr. Candra Puasati menekankan bahwa Posyandu bukan sekadar tempat penimbangan balita, melainkan wadah edukasi, pemantauan kesehatan berkala, dan pencegahan dini berbagai penyakit bagi seluruh lapisan masyarakat.
Oleh karena itu, kemampuan pembinaan para nakes Puskesmas harus terus diungkit agar pendampingan kepada para kader Posyandu di tingkat kampung dan kelurahan berjalan optimal serta sesuai standar pelayanan minimal.
“Posyandu adalah garda terdepan layanan kesehatan dasar masyarakat. Lewat orientasi ini, kita menyatukan persepsi dan pemahaman seluruh tenaga kesehatan agar pembinaan Posyandu di wilayah masing-masing lebih terarah, terukur, dan berkesinambungan,” ujar Candra Puasati.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara nakes Puskesmas, kader Posyandu, serta pemerintah kampung/kelurahan menjadi kunci utama dalam memperluas jangkauan layanan—mulai dari ibu hamil, bayi, balita, anak-anak, remaja, usia produktif, hingga lansia.
Penguatan fungsi Posyandu ini merupakan bagian dari komitmen Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan warga. Di bawah kepemimpinannya, Pemkab Lamteng terus mendorong program-program kesehatan yang berdampak langsung pada masyarakat.
Pemerintah daerah meyakini bahwa tingkat kesehatan masyarakat yang baik merupakan fondasi utama dalam mendorong kemajuan ekonomi dan sosial di Lampung Tengah.
Melalui orientasi ini, para nakes diharapkan tidak hanya membawa pulang teori, tetapi mampu mempraktikkan ilmu pembinaan secara nyata di lapangan. Dengan demikian, pelayanan Posyandu di seluruh pelosok Lampung Tengah dapat semakin dekat, responsif, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.















