LAMPUNG TENGAH (IP) – Dunia pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Lampung Tengah kembali bergemuruh penuh bangga. Kontingen pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) asal Lampung Tengah sukses menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Provinsi Lampung Tahun 2026.
Keberhasilan ini tidak sekadar membawa pulang piala kemenangan, melainkan menjadi bukti kuat bahwa generasi muda di Bumi Beguai Jejamo Wawai ini masih memegang teguh komitmen dalam merawat, mencintai, dan melestarikan warisan bahasa leluhur di tengah arus modernisasi.
Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., menyampaikan rasa bangga serta apresiasi yang mendalam kepada para pelajar berprestasi tersebut. Menurutnya, konsistensi anak-anak muda ini dalam menguasai dan menampilkan kekayaan bahasa ibu merupakan investasi kultural yang sangat berharga bagi masa depan daerah.
“Saya menyampaikan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh siswa yang telah menorehkan prestasi di FTBI Provinsi Lampung 2026. Teruslah belajar, berkarya, dan berprestasi. Jadikan bahasa serta budaya daerah sebagai kebanggaan dan identitas sejati kita bersama,” ungkap Komang Koheri penuh antusias.
Komang Koheri menegaskan, pemerintah daerah akan terus berkomitmen memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM), yang berjalan selaras dengan dukungan penuh terhadap sektor pendidikan, pengembangan minat bakat, serta pelestarian kebudayaan lokal.
Senada dengan sang bupati, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah, Dr. Nur Rohman, S.E., M.Sos.I., turut mengungkapkan rasa syukurnya. Ia menyebutkan bahwa capaian ini adalah buah dari kerja keras dan kolaborasi solid antara peserta didik, guru pendamping, pihak sekolah, hingga dukungan penuh dari orang tua di rumah.
“Prestasi ini adalah kado indah bagi dunia pendidikan Lampung Tengah. Keberhasilan anak-anak kita menunjukkan bahwa proses pembelajaran dan pembinaan budaya yang kita bangun berjalan dengan baik,” ujar Nur Rohman. Ia juga mengingatkan agar para siswa tidak lekas berpuas diri, melainkan terus mengasah kemampuan diri.
Keberhasilan membanggakan ini dipersembahkan oleh para pelajar berbakat dari berbagai sekolah di Lampung Tengah, di antaranya:
Tingkat SD: Perwakilan dari SD Negeri 6 Terbanggi Besar (Zia Khoirina Latifah & Novan Rifky Pratama), SD Negeri 5 Kuripan (Ferdi Albara & Tiara Antoni), SD Negeri 4 Gunung Madu (Arnisa Khofifaturrahmah), serta SD Negeri 3 Gunung Madu (Afahar Mauza Satria).
Tingkat SMP: Perwakilan dari SMP IT Bustanul Ulum (Sahra Renia Putri), serta SMP Satya Dharma Sudjana (M. Abid Al Ghifari, Elisya Amabel Kusnaidi, dan Inayra Nur Alifia).
Melalui ajang FTBI 2026 ini, para siswa membuktikan bahwa bahasa daerah bukanlah sesuatu yang kuno, melainkan identitas luhur yang keren, dinamis, dan layak dibanggakan oleh generasi masa kini.















